Postingan

Menampilkan postingan dengan label pemikiran pendidikan Islam

Pembaharuan Pendidikan Islam di Turki

Gambar
      Ilustrasi Pembaharuan Pendidikan Islam di turki  A.     Pendidikan Periode Tanzimat (1839-1876 M) Menurut Yusran Asmuni, Pembaharuan Pendidikan Islam di Turki sejak masa  Utsmani abad ke 19 sama halnya dengan pembaharuan di Mesir, yang juga dipelopori oleh kaum penguasa. Kalau di Mesir kita mengenal Muhammad Ali Pasya, maka di Turki hadir Sultah Mahmud II. Pada masa pemerintahan Mahmud II (1808-1839) program reformasi dalam segala aspek benegara dan kehidupan masyarakat Turki dihidupkan kembali. [1] Dalam hal ini, Ira M. Lapidus mengungkapkan, setelah kekuasaannya sebagai pusat pemerintahan bertambah kuat, ia mulai melakukan usaha-usaha pembaharuan di bidang militer, organisasi kerajaan, dan pendidikan, meskipun proyek pembahruannya banyak bersandarkan pada program reformasi yang telah dilaksanakan Salim III. Sebelum Mahmud II, pada masa kekuasaan Salim (1789-1807 M) telah dilakukan reformasi komprehensif, yang disebut...

PEMIKIRAN MUHAMMAD IQBAL TENTANG PENDIDIKAN

Gambar
a.     Biografi Singkat Muhammad Iqbal MUHAMMAD IQBAL Muhammad Iqbal dilahirkan di Sialkot-India  pada tanggal 9 November 1877/ 2 Dzulqa'dah 1294 [1] dan wafat pada tanggal 21 April 1938. Iqbal lahir dari kalangan keluarga yang taat beribadah, sejak kecilnya telah mendapatkan bimbingan langsung dari ayahnya Syekh Mohammad Noor dan Muhammad Rafiq kakeknya. [2] Pendidikan dasar sampai tingkat menengah ia selesaikan di Sialkot untuk kemudian melanjutkan ke Perguruan Tinggi di Lahore, di Cambridge-Inggris dan terakhir di Munich-Jerman dengan mengajukan tesis dengan judul The Development Of Metaphysics in Persia dan mendapatkan gelar MAdalam bidang filsafat, Sekembalinya dari Eropa tahun 1909 ia diangkat menjadi Guru Besar di Lahore dan sempat menjadi pengacara. [3]

Perbandingan Filsafat Pendidikan Barat dengan Islam

Gambar
Perbandingan Filsafat Pendidikan Barat dengan Islam Dalam pendidikan Barat, ilmu tidak lahir dari pandangan hidup agama tertentu dan diklaim sebagai sesuatu yang bebas nilai, namun sebenarnya tidak benar-benar bebas nilai tapi hanya bebas dari nilai-nilai-nilai keagamaan dan ketuhanan. Menurut Naquib al-Attas , ilmu dalam peradaban Barat tidak dibangun di atas wahyu dan kepercayaan agama namun dibangun di atas tradisi budaya yang diperkuat dengan spekulasi filosofis yang terkait dengan kehidupan sekular yang memusatkan manusia sebagai makhluk rasional.Akibatnya, ilmu pengetahuan serta nilai-nilai etika dan moral, yang diatur oleh rasio manusia, dan terus menerus berubah . Sehingga dari cara pandang yang seperti inilah pada akhirnya akan melahirkan ilmu-ilmu sekular. [1] Masih menurut al-Attas, ada lima faktor yang menjiwai budaya dan peradaban Barat, pertama, menggunakan akal untuk membimbing kehidupan manusia; kedua, bersikap dualitas terhadap realitas dan kebenaran; ketig...

Pemikiran Filsafat pendidikan Islam

Gambar
Pemikiran Filsafat pendidikan Islam Para ahli filsafat pendidikan menyatakan bahwa dalam merumuskan pengertian pendidikan sebenarnya sangat tergantung pada pandangan terhadap manusia, hakikat, sifat-sifat atau karakteristik, dan tujuan hidup manusia itu sendiri. Perumusan tujuan pendidikan bergantung pada hidup manusia itu sendiri. apakah manusia dilihat dari kesatuan badan dan jasmani; badan, jiwa, dan roh,atau jasmani dan rohani? apakah manusia pada hakikatnya dianggap memiliki kemampuan bawaan ( innate )   yang menentukan perkembangannya dalam lingkungannya, atau lingkungannyalah yang menentukan ( domain )   dalam perkembangan manusia? bagaimana kedudukan manusia dalam masyarakat? apakah tujuan hidup dari manusia? apakah manusia hanya dianggap hidup sekali di dunia ini, ataukah hidup kembali di hari kemudian ( akhirat )? [1] P endidikan Islam adalah pendidikan manusia seutuhnya ,  akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya , serta akhlak dan keterampilannya. Pendidikan ...